MEMBUKA KULKAS

 

Es Es - Ikon Blog

Pintu kulkas kadang dibuka bukan karena lapar, tapi karena semacam keyakinan kecil yang sulit dijelaskan. Di sela pekerjaan, di tengah kebingungan tidak tahu ingin melakukan apa, atau pada jam-jam ketika waktu terasa terlalu longgar untuk disebut sibuk tapi terlalu hidup untuk disebut istirahat, benda itu seperti memanggil untuk diperiksa sekali lagi.

Jika ada sesuatu yang memang diinginkan di dalamnya, urusannya sederhana. Diambil, dimakan, lalu kembali lagi beberapa saat kemudian untuk mengambil sisanya. Polanya jelas. Hampir mekanis.

Entah kenapa cahaya kulkas saat terbuka terasa menenangkan. Cahaya putih yang muncul sebentar ketika pintu terbuka. Beberapa detik berdiri di depannya seperti memberi jarak kecil dari apa pun yang sedang dijalani, meski sebenarnya tidak ada hal baru yang sedang menunggu di sana.Yang mulai terasa ganjil justru ketika sejak awal sudah diketahui tidak ada apa-apa di sana.

Kekecewaan sebenarnya sudah datang sejak bukaan pertama. Rak-rak itu hanya berisi sesuatu yang tidak sedang dicari. Pintu ditutup, lalu kegiatan lain dilanjutkan seperti biasa. Namun entah kenapa beberapa menit kemudian tangan kembali menarik gagangnya.

Kadang bukaan kedua itu bahkan dilakukan dengan cara yang hampir sama seperti sebelumnya. Berdiri beberapa detik lebih lama, menggeser sedikit isi rak seolah ada sesuatu yang mungkin tersembunyi di belakang panci atau plastik belanja. Padahal tidak ada alasan logis untuk berharap hasilnya berubah. Tidak ada orang yang diam-diam datang mengisi kulkas dalam rentang beberapa menit.

Aku tidak pernah benar-benar punya alasan yang masuk akal untuk itu.

Tidak ada makanan baru yang muncul diam-diam. Tidak ada mukjizat kecil di rak paling bawah. Tetap kosong dari hal yang sebenarnya ingin ditemukan. Kekecewaannya bahkan masih sama seperti sebelumnya, hanya saja kali ini terasa sedikit lebih memalukan karena sebenarnya hasil akhirnya sudah diketahui sejak awal.

Mungkin yang membuat kebiasaan itu terasa aneh bukan karena kulkasnya, melainkan ada bagian tak masuk akal dalam diri yang percaya bahwa sesuatu bisa berubah hanya karena diperiksa sekali lagi.

Dan anehnya tetap saja kuulang polanya.

Beberapa waktu kemudian kulkas itu dibuka lagi.


back ------- next

Posting Komentar

0 Komentar