Pintu kulkas kadang dibuka bukan karena lapar, tapi karena semacam keyakinan
kecil yang sulit dijelaskan. Di sela pekerjaan, di tengah kebingungan tidak
tahu ingin melakukan apa, atau pada jam-jam ketika waktu terasa terlalu longgar
untuk disebut sibuk tapi terlalu hidup untuk disebut istirahat, benda itu
seperti memanggil untuk diperiksa sekali lagi.
Jika ada sesuatu yang memang diinginkan di dalamnya, urusannya sederhana.
Diambil, dimakan, lalu kembali lagi beberapa saat kemudian untuk mengambil
sisanya. Polanya jelas. Hampir mekanis.
Entah kenapa cahaya kulkas saat terbuka terasa menenangkan. Cahaya putih
yang muncul sebentar ketika pintu terbuka. Beberapa detik berdiri di depannya
seperti memberi jarak kecil dari apa pun yang sedang dijalani, meski sebenarnya
tidak ada hal baru yang sedang menunggu di sana.Yang mulai terasa ganjil justru
ketika sejak awal sudah diketahui tidak ada apa-apa di sana.
Kekecewaan sebenarnya sudah datang sejak bukaan pertama. Rak-rak itu hanya
berisi sesuatu yang tidak sedang dicari. Pintu ditutup, lalu kegiatan lain
dilanjutkan seperti biasa. Namun entah kenapa beberapa menit kemudian tangan
kembali menarik gagangnya.
Kadang bukaan kedua itu bahkan dilakukan dengan cara yang hampir sama
seperti sebelumnya. Berdiri beberapa detik lebih lama, menggeser sedikit isi
rak seolah ada sesuatu yang mungkin tersembunyi di belakang panci atau plastik
belanja. Padahal tidak ada alasan logis untuk berharap hasilnya berubah. Tidak
ada orang yang diam-diam datang mengisi kulkas dalam rentang beberapa menit.
Aku tidak pernah benar-benar punya alasan yang masuk akal untuk itu.
Tidak ada makanan baru yang muncul diam-diam. Tidak ada mukjizat kecil di
rak paling bawah. Tetap kosong dari hal yang sebenarnya ingin ditemukan.
Kekecewaannya bahkan masih sama seperti sebelumnya, hanya saja kali ini terasa
sedikit lebih memalukan karena sebenarnya hasil akhirnya sudah diketahui sejak
awal.
Mungkin yang membuat kebiasaan itu terasa aneh bukan karena kulkasnya,
melainkan ada bagian tak masuk akal dalam diri yang percaya bahwa sesuatu bisa
berubah hanya karena diperiksa sekali lagi.
Dan anehnya tetap saja kuulang polanya.
Beberapa waktu kemudian kulkas itu dibuka lagi.

0 Komentar