Aku memilih diam dengan alasan yang terdengar masuk akal di kepalaku sendiri. Alasannya rapi, berurutan, seperti cata…
Ada orang yang ditakdirkan menjadi pemberani. Mereka lahir dengan nyali yang sudah diasah sejak dalam kandungan, mela…
Di depan orang lain, aku berdiri dengan postur yang kupelajari dari cermin dan pengamatan singkat di ruang tunggu. Ba…
Aku tidak boros karena aku suka membeli. Aku boros karena aku tidak tahan berada terlalu lama di dalam kepalaku sendi…
Kedewasaan datang kepadaku tanpa aba-aba. Tidak ada garis finish, tidak ada suara peluit. Ia muncul sebagai kebiasaan y…
Ketenteramanku bukan danau, melainkan lantai dapur yang baru dipel—licin, dingin, dan menuntut langkah hati-hati. Pan…